Showing posts with label Other. Show all posts
Showing posts with label Other. Show all posts

Tuesday, October 2, 2012

Balada tentang sebuah hubungan

When something is missing in your life, it usually turns out to be someone. ~Robert Brault

Betapa saya merasakan akhir-akhir ini bahwa sebuah hubungan atau relationship adalah sesuatu yang terkadang tidak bisa ditebak, tidak terjamah dan sama sekali rancu.

Siapa yang tidak menginginkan sebuah hubungan yang berakhir baik, sebuah hubungan yang erat dan tidak lekang oleh waktu? Namun apa daya, terkadang kita terjebak dengan balada bahagia yang media seringkali tawarkan kepada kita.

Saya percaya bahwa sebuah hubungan perlu diuji. Perlu dijalani dan terkadang tidak bisa dinegosiasi. Perlu kedewasaan dalam membangun sebuah hubungan meski bisa jadi hubungan tersebut yang mendewasakan Anda lewat rasa kecewa, pedih, putus asa, marah dan lainnya. Namun itulah sebuah hubungan. Tidak tertebak dan memiliki akhir yang berbeda-beda.

Bisakah Anda menjalani sebuah hubungan tanpa didasari rasa percaya? Kalaupun bisa. Maukah Anda menjalaninya? 
Maukah Anda terus menerus memberi kesempatan kepada diri Anda untuk mencoba dan tetap yakin bahwa hubungan tersebut bisa berhasil? Bisakah Anda berdiri disana dan terus percaya? 
Sanggupkah Anda menjalani sebuah hubungan dimana perkataan dan tindakan yang diberikan kepada Anda sama sekali berbeda? 

Ketika Anda mengharapkan sebuah hubungan dapat memenuhi diri Anda secara personal, saya anjurkan kepada Anda untuk berhati-hati (sangat berhati-hati) karena bisa jadi hubungan tersebutlah yang meng'kosong'kan jiwa dan batin Anda. Bisa jadi hubungan tersebut menguras seluruh energi, waktu, tenaga dan pikiran Anda dan tidak ada hasil positif yang Anda dapatkan dari hubungan tersebut. Namun sialnya, terkadang Anda masih menjalani hubungan tersebut. 

Sebuah hubungan terkadang terasa jahat karena bisa mengambil sebagian besar jiwa Anda sehingga Anda merasa ada sesuatu yang menghilang dari hidup Anda. Sialnya hal yang hilang itu terasa ikut menghilang bersama orang tersebut. Jadi, Anda hanya bisa mendapatkan sebagian besar jiwa Anda ketika Anda bersama dengan orang tersebut. Ada sebuah momen yang tidak kita sadari bahwa ketika kita disakiti, kita merasakan bahwa kita hidup dan jiwa kita terpenuhi. Betapa sebuah balada yang menyedihkan dari sebuah hubungan, bukan?


Note : Mohon maaf apabila Anda tidak mengerti apa yang saya ketik diatas, karena ini hanyalah balada akibat dua hari saya tidak bisa tidur. 

Monday, April 30, 2012

Volume suara Tuhan

"Consuming fire fan into flame, A passion for Your Name, Spirit of God won't you fall in this place, Lord have Your way ... with us,"

Jujur, untuk beberapa hari terakhir, kepala saya penuh dengan pemikiran karena adanya masalah personal. Kepala saya penuh dengan ketidakpastian dan berbagai masalah. Dan entah kenapa, lagu Consuming Fire dari Hillsong United (potongan liriknya di atas) benar-benar bisa memberikan saya sedikit damai di hati saya.

Jadilah saya memutuskan untuk menggunakan lagu tersebut untuk menemani saya berdoa. Sekitar pukul satu pagi saya berdoa di kamar saya yang hening dan gelap. Saya juga memiliki kebiasaan mematikan AC kamar agar tidak terganggu oleh dinginnya AC saat saya berdoa.

Ketika beberapa saat saya berdoa, saya menyadari bahwa lagu tersebut terdengar cukup kencang di telinga saya dan cukup menggangu saya berdoa. Jadi sembari berdoa saya meraih iPod saya dan memutar volumenya untuk mengecilkan suaranya. Namun setelah beberapa kali memutar tombol volumenya, kok, suaranya tidak mengecil. Saya melihat sebentar, ternyata memang volumenya sudah habis alias di nol tapi suaranya masih saja terdengar di headset saya. Bahkan ketika saya melepaskan headset saya pun, saya masih bisa mendengar sayup-sayup suara musik tersebut.

Saat itu saya menyadari bahwa volume terkecil pun terkadang tidaklah benar-benar mati. Meskipun rutinitas doa seringkali saya lakukan di kamar saya juga gelap dan hening. Namun keheningan kemarin terasa sangat berbeda. Faktanya, saya cenderung mencari keramaian dan jarang memiliki waktu untuk benar-benar di dalam keheningan dimana saya bisa mendengar hati nurani saya sendiri. Namun saat itu seperti ada suara di hati yang berkata kurang lebih seperti ini : "Aku tetap bersuara kepadamu hingga hari ini."

Memang saya mengimpikan saya bisa mendengar suara Tuhan secara verbal suatu hari nanti. Saya ingin seperti di Perjanjian Lama dimana banyak oranag bisa mendengar suara Tuhan secara lantang dan nyata. Namun kita seringkali tanpa sadar kita sendiri lah yang mengecilkan volume suara Tuhan dengan pemikiran-pemikiran kita yang terus menerus membesar volumenya.

Untungnya, meskipun kita mengecilkan volume suara Tuhan, desis-desisnya masih akan terus bersuara. Desis-desis suara Tuhan terus mencari kita. Menunggu kita berada di dalam keheningan. Menunggu untuk kita berhenti berada di dalam keramaian pikiran kita, keramaian kegelisahan kita, keramaian ekspektasi kita. Menunggu agar kita mau meluangkan waktu berlutut di hadapanNya. Akhir kata, seperti lirik lagu Hillsong United, saya berdoa agar Roh Kudus mau mencurahkan kasihNya terhadap kita, ditempat dimanapun kita berada.

Monday, April 9, 2012

Seputar Jumat Agung 2012

Bapak : "Ade, duduk sini. Hayo dibaca bukunya. Jangan ganggu yang disebelah. Hayo, dibacanya apa?"
Anak : (Sang anak pun membaca tulisan di puji syukur.)

Mungkin Anda tidak melihat ada yang aneh apabila hanya melihat penggalan di atas. Namun bagaimana kalau saya beritahukan kepada Anda kalau anak kecil tersebut memiliki kecacatan pada keseimbangannya? Bagaimana kalau saya beritahukan kepada Anda bahwa sang ayah harus merangkul pinggangnya sepanjang misa agar sang anak tidak 'oleng' ke kanan atau ke kiri. Atau terkadang sang ayah harus memangku dan menahan tubuh sang anak dan sesekali mengalihkan perhatian sang anak.

Ya, anak tersebut duduk tepat di sebelah saya. Tidak jarang kakinya menendang saya. Tidak jarang dia berhenti membaca karena sadar saya sedang memperhatikan dia. Usianya mungkin 7-8 tahun. Rambutnya tebal, mengenakan pakaian berwarna pink lengkap dengan pita tersangkut di belahan tengah rambutnya. kulitnya putih. Suaranya lantang lengkap dengan ejaan yang disempurnakan.

Tidak jarang saya mendengar sang istri mengeluh kepada suaminya untuk mengambilkan bangku yang memiliki sandaran agar sang anak bisa senderan, namun karena kebaktian sudah mau dimulai, agak susah mencari kursi karena hampir semua kursi sudah penuh. Ketika di tengah misa pun sang ibu mengajak anaknya untuk ke toilet. Itupun butuh perjuangan berat, karena sang anak menolak. Setelah beberapa saat membujuk dan membisikkan sesuatu ke telinga sang anak, barulah sang anak itu menyetujui ajakan ibunya. Itupun sang ibu dengan susah payah memapah tangan sang anak, menjaga agar sang anak tidak terjatuh karena kecacatan yang ada pada keseimbangannya.

Yang saya lakukan hanya mendengar, memperhatikan dan mengecap semua ke dalam benak saya bahwa menjadi orang tua tidaklah mudah. Lebih mudah mempersiapkan diri menjadi orang tua ketimbang menjadi orang tua secara real. Saya hanya bisa berdoa agar orang tua dari anak tersebut diberikan kesabaran. Berdoa agar sang anak diberikan kesembuhan dan berbakti kepada orang tuanya. Berdoa agar kemurahan hati Tuhan turun atas keluarga tersebut. Berdoa agar apapun kekurangan yang ada pada mereka, dapat berbalik menjadi kelebihan yang dapat membantu orang lain.

Ketika saya melihat kepada salib Yesus yang ditutupi kain berwarna ungu dan dengan anak tersebut disamping saya, lucunya, saya menitikkan air mata. Sedih karena ada orang lain yang harus mendapatkan kecacatan fisik. Sekaligus bersyukur tidak ada satupun kekurangan dalam diri saya. Betapa Tuhan menciptakan saya sempurna. Ketika saya mencium patung Yesus sebagai tanda penghormatan, betapa saya sadar, saya berada di dalam naungan Tuhan. Saya adalah hambaNya. Saya adalah milikNya.

Bapa kita di surga menjaga kita meskipun kita juga 'cacat' karena dosa dengan segenap kekuatanNya agar kita tidak jatuh. Agar kita tidak oleng ke kanan dan ke kiri. Dia juga mengalihkan perhatian kita agar kita hanya terfokus kepada suaraNya. Dan tidaklah mudah untuk Bapa kita di surga menjaga kita, anak-anakNya yang cenderung ingin 'bergerak-bebas' kesana kemari tanpa adanya penjagaan.

Ketika saya berdiri untuk menerima berkat dari pemimpin misa, tidak sengaja saya menginjak kaki sang anak, dan dia mengaduh pelan "Duh" dan saya pun kikuk, namun saat saya melihat wajahnya, dia hanya tersenyum malu dan cepat-cepat membaca lagi buku yang sedang dipegangnya. Jumat Agung. Betapa saya menyadari hal yang sepele terasa sangat besar kalau saja kita mau memperhatikan dan membuka hati kita.

Monday, March 26, 2012

Sayap Ibu

"Memutuskan untuk berlibur ke Jogjakarta sepanjang liburan panjang kemarin sangat berkesan. Bukan karena hanya nikmatnya gudeg dan makanan-makanan enak nan murah dan juga pemandangan indah kota Jogja, tetapi juga karena saya belajar sesuatu yang penting."

Kejadiannya ketika saya dan teman-teman sedang bingung arah dan menanyakan alamat. Maklum, yang namanya turis lokal, kami tidak terlalu tahu arah dan juga kami tidak memakai tur guide lokal. Karena kami bingung arah mana yang kami akan tempuh, kami melihat sebuah plang papan nama. "Panti Asuhan Sayap Ibu", begitulah yang tertulis di papan masuk panti asuhan itu saat kami tersesat . Masuklah kami ke dalam Panti dengan tujuan menanyakan arah.

Saat saya dan teman-teman masuk ke panti asuhan, sayup-sayup terdengar suara-suara bayi, seorang ibu yang tampaknya menjadi pengelola panti menyadari kehadiran kami, "Silahkan Mas, Mbak. Monggo, apa yang bisa kami bantu?" Kami yang tadinya sekedar mau menanyakan arah, malah jadi mengobrol dengan ibu pengelola panti dan jadi penasaran dengan tempat ini. Ibu pengelola panti itu menjelaskan bahwa Panti Asuhan Sayap Ibu hanya fokus menampung bayi-bayi terlantar yang dibuang orang tuanya.

Kami diajak berkeliling dan melihat ada sekitar 20-an bayi mungil yang tidur dalam kasur yang dikelilingi pembatas. Bayi-bayi ini tidak tau siapa ayah ibunya. Ada yang tertidur ada yang berguling-guling menikmati botol susunya. Ada yang sedang dininabobokan. Saya yakin siapapun yang masih punya hati nurani akan merasa miris melihatnya. Ayah ibu mereka entah siapa.

Ibu Panti juga bercerita awalnya bayi-bayi cacat ini lahir karena gagal di aborsi. Ayah-ibunya tidak mengharapkan kehadiran mereka. Segala macam cara dilakukan, namun seperti di Alkitab dikatakan, bahwa Tuhan punya rencana untuk setiap orang bahkan sebelum mereka bakal janin, anak-anak ini tetap lahir mereka walau dalam kondisi cacat akibat ulah orangtuanya sendiri. Mereka pemuja kenikmatan dunia yang mau enak tapi tidak mau anak.

Ibu panti juga menjelaskan bahwa "Jatah biaya makan dari pemerintah hanya 2.500 rupiah per anak per hari. Bayangkan, dengan makanan burung saja lebih mahal makanan burung." Miris sekali kami mendengarnya. Kami yang biasa bersenang-senang, makan di restoran, jalan-jalan di mal bisa dengan cukup mudah mengeluarkan 100-200 ribu rupiah setiap minggu sementara bayi bayi ini hanya memiliki jatah Rp 2.500? Sungguh, di detik itu, kami merasa sangat malu.

Kami melihat ada bayi yang sedang tidur siang, ada beberapa yang terbangun terdiam menatap langit-langit kamar, mencari-cari sentuhan orang lain yang mau menggendong mereka, membelai mereka. Teman saya ikut menggendong dan gemas oleh beberapa bayi mungil yang sedang tidur dengan tutupan kelambu. Dalam 'tur singkat' itu, kami juga dikenalkan dengan seorang sukarelawan yang ikut menjaga panti. "Ini mas, mbak. Kenalkan namanya Lina. Dia paling pintar di sini, sekolahnya juga pintar, sudah lulus SMA, bisa komputer, bisa pakai jilbab sendiri. Mbak Lina yang membantu kami mengelola yayasan ini" lanjut ibu Panti.

Saya dan teman-teman memandang Lina. Nama aslinya Putri Herlina. Seorang gadis yang cantik, manis, berkulit putih, berambut panjang, dengan senyum yang mengembang … tetapi dia tidak memiliki sepasang tangan. Kami hanya bengong, tertegun dan malu sendiri melihat sosoknya.

Sosok bernama Lina ini jelas lebih muda dari kami, namun dia berdiri dengan semangat dan senyumnya menunjukkan bahwa dia yakin orang lain tidak akan menemukan kekurang di dirinya. Kami melanjutkan 'tur singkat' kami bersama Lina.

"Saya dulu seperti mereka. Saya cacat sejak lahir dan tinggal di panti ini, sekarang ada 30 bayi cacat yang dikumpulkan di Panti di Kadirojo Kalasan sana, semua nasibnya sama dengan saya. Sejak kecil tidak tau siapa orang tua kami" Lina mulai bercerita.
"Lina sekolah dimana dulu?" tanya teman saya.
"Saya sekolah di sekolah biasa, saya gak mau dikasihani. Saya SMP di sekolah Muhammadiyah biasa. SMA juga disana. Saya tidak minta meja khusus. Saya menulis semua dengan kaki. Sulit sih memang awalnya. Tapi lama-lama, bisa kok!" Lina bercerita dengan senyum cerahnya.

"Lagipula, siapa lagi yang mau merawat mereka? Kami disini bertekad menjaga mereka, ini sudah amanat Allah, mereka tetap manusia walau cacat diseluruh tubuhnya." kata Lina.
"Lina tiap hari datang kesini?" saya bertanya.
"Iya, saya bantu ibu-ibu pengelola yayasan ini. Saya bisa lakukan semuanya kok, ngetik, internet, pakai HP aku bisa semua pakai kakiku. Tuhan itu Maha Adil, di setiap kekurangan yang dimiliki manusia, pasti ada kelebihannya. Saya juga pernah kerja jadi MC lho, di Amplaz (Ambarukmo Plaza Jogja) untuk acara anak-anak penyandang cacat. Cuek aja saya maju di panggung, pokoknya saya tidak mau dibedakan dengan yang lain." katanya berbinar-binar. Senyumnya mengembang. Anak ini luar biasa. Jujur, saya malu karena kalah dengan semangatnya.

Putri Herlina. Di sekolah dia dipanggil Putri. Di panti dia dipanggil Lina. Gadis cantik ini tumbuh di dalam panti dengan semua keterbatasannya dan sekarang menjadi gadis yang cerdasdan mendedikasikan waktunya untuk mengurus bayi-bayi yang senasib dengannya. Kami semua melihat tiba-tiba melihat dia begitu sempurna. Seperti ada tangan yang tumbuh keluar dari hatinya. Tangan yang indah yang bisa memeluk bayi-bayi malang di dalam sana. Seperti sayap yang dimiliki ibu yang mengasihi anak-anaknya. Sungguh malu kami jika melihat semangatnya! Tangan-tangan fisik kami kalah tangkas dengan semangat yang keluar dari sosok yang tidak memiliki tangan itu.

Saat kami selesai mengikuti tur singkat itu, kami juga bertemu dengan Bapak Saptuari dengan istrinya. Mereka adalah rekan donatur yang juga secara rutin memberikan donasi dari para donatur dan hingga hari ini masih mencari donatur untuk Panti Asuhan Sayap Ibu ini. Akhir kata, kami akhirnya malahan bertanya arah kepada bapak Saptuari dan tidak diduga-duga, arah yang kami tuju searah dengan arah Bapak Saptuari. Jadinya, nebeng gratis deh. Setidaknya saya juga belajar bahwa jalan-jalan tidak harus selalu dengan ke tempat-tempat mewah. Mengunjungi panti secara 'tersesat' juga seru dan berkesan.

Saya jadi ingat nasib bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya juga di RS Efarina Etaham, Purwakarta. Bayi super lucu yang mirip saya. Kemana ya dia? Mudah-mudahan dia sehat dan jadi orang yang berguna untuk siapa pun yang mengadopsinya nanti. Amin.


-----------------------------------

Teman-teman,
Saat ini ada 18 bayi normal, dan 30 bayi cacat di Panti Asuhan Sayap Ibu. Mereka berjuang hidup hanya dengan bantuan pemerintah yang tidak seberapa (Rp 2.500/hari/anak) dan dari donatur. Saat ini hanya ada 2 donatur tetap di Panti ini, selebihnya adalah donatur tidak tetap yang datang silih berganti.

Mari kita bantu, kalian bisa mengirimkan donasi kalian lewat Bapak Saptuari di rekening BCA 4564921400 a/n Saptuari Sugiharto. Nantinya Bapak Saptuari sendirilah yang akan memberikan donasi tersebut ke Panti ini. Kalau masih ragu, bisa langsung follow twitter dari Bapak Saptuari untuk menanyakan seputar donasi di sini atau sekedar berbincang-bincang.

Oh ya, apabila ada teman-teman yang sedang ada di Jogja, berencana ke Jogja dan berminat untuk mengunjungi panti ini. Berikut alamatnya : Jl Rajawali 3A Pringwulung. Yogyakarta - Indonesia. Telp : (0274) 514068

Saya ingin mengajak teman-teman merenung. Seberapa pantasnya sih kita masuk surga jika kita masih nyaman makan di McD, KFC, Pizzahut, Hoka-Hoka Bento, Starbucks, Sushi Tei, dsb. Habis ratusan ribu sekali beli sementara kita hanya berdiam diri melihat tubuh-tubuh mungil itu mendapat jatah makan dari pemerintah yang harganya tidak lebih mahal dari makanan burung.

Kalian juga bisa menshare cerita ini ke teman-teman dengan cukup mengcopy link alamat tulisan ini ( http://trehaushinka.blogspot.com/2012/03/lost-then-found-mothers-wing.html ) ke teman-teman kalian agar lebih banyak orang yang tergugah hatinya. Terima kasih.

-----------------------------------
Foto-Foto Putri Herlina bersama adik-adik yang cacat di Panti Sayap Ibu
Putri dengan Selly (Bayi yang ditinggal begitu saja di rumah sakit) yang menderita cacat dalam sehingga tidak bisa menelan. Selly harus minum susu harus lewat hidung. Kakinya kaku dan hanya berbaring di tempat tidur. Lihatlah Putri yang sedang membelai Selly dengan 'tangan' bidadarinya. Mata kita tidak bisa secara fisik melihatnya.

Bapak Saptuari dengan Indah, umur 6 tahun buta sejak lahir. Indah tidak memiliki bola mata. Setiap hari hanya bisa berjalan dengan dituntun di sekitar panti. Di Sayap Ibu Kalasan lebih dari 30 anak-anak korban Aborsi. Gagal. Cacat. Dibuang dan ditinggalkan. Bisa jadi sampai tua mereka disana. Siapa yang mau mengurusnya? Ada yang tega membuang mereka begitu saja di pinggir jalan. Membiarkan mereka hilang, terluka dan tersiksa dihempaskan kelaparan.

Mereka Anak-Anak Manusia. Sudah tidak memiliki orang tua. Dibuang sejak lahir ditambah cacat mental dan raganya. Panti Asuhan yang mengurus mereka bebannya 2-3 kali lipat dari Panti Asuhan biasa yang anak-anaknya yatim tapi normal semua. Tinggal kita mau tidak, meringankan beban itu. Toh rejeki yang kita dapat juga titipan Tuhan. Bukankah justru kita bangga jika bisa jadi air pancuran Rejeki dari Tuhan?

Saturday, March 24, 2012

Seputar Kenaikan BBM

"Turunkan harga BBM! Rakyat sudah dan sedang susah! Pemerintah tidak mendukung wong cilik! Pemerintah jahat! Pemerintah lintah darat. Pemerintah galau ah, nggak asyik! (?)"

Setidaknya begitulah emosi rakyat di berbagai tempat menentang kenaikan harga BBM apabila saya membaca dari koran, melihat berita dan juga desas-desus keluhan yang terjadi nantinya.

Saya sendiri tidak menentang kenaikan BBM, karena walaupun (sebenarnya) terbebani dan akan ikut merasakan kenaikan harga BBM nantinya apabila jadi dinaikkan 1 April mendatang. Kalau bisa, saya juga tidak menginginkan harga bensin naik. Tetapi, setidaknya saya mengerti bahwa kenaikan harga BBM adalah hal yang mutlak harus dilakukan. Sialnya, kenaikan bensin ini selalu diikuti dengan kenaikan lainnya, misalnya kenaikan listrik, tarif transportasi seperti kereta, bus, kapal dsb, harga barang dan jasa.

Seperti yang kita tahu, demo menentang kenaikan BBM dilakukan hampir setiap hari, entah dari kaum buruh, pelajar, mahasiswa, ibu-ibu, hingga waria. Dari apa yang saya baca, dengar dan teliti, menurut saya kesalahan terbesar yang dilakukan pemerintah sejak tahun 1960-an adalah pemerintah menetapkan harga minyak secara tidak fluktuatif atau tidak mengikuti kisaran pasar dunia yang berlaku. Pemerintah melakukan kesalahan fatal dengan memukul harga minyak secara rata dan mensubsidi pula.

Saya rasa mungkin akan lebih baik kalau saja dari dahulu harga minyak disesuaikan setiap 15 hari (seperti Shell/Petronas/Total) Jadi ketika ada gejolak di dunia, harga minyak 'disesuaikan'. Jadi rakyat pun belajar, ketika harga naik, pasti ada sesuatu yang jelas dan pasti kenapa harga minyak bisa naik. Karena itu yang terjadi kepada saya ketika saya mengetahui harga bensin Shell menyentuh Rp.9.550 per liter, pasti ada sesuatu yang memanas di belahan dunia sebelah sana. Dan ternyata benar, terjadi perseteruan antara Iran dengan AS di belahan dunia lainnya.

Sedangkan yang terjadi di Indonesia adalah pemerintah meninabobokan rakyatnya dengan 'mensubsidi' minyak sedari dahulu, jadi wajar kalau rakyatnya manja. Rakyat tidak mau belajar dan peduli bahwa harga minyak ditentukan oleh Dunia. Bukan hanya pemerintah. Rakyat hanya tahu sedari jaman dahulu, harga harga bensin lebih murah daripada sekaleng Coca Cola.

Saya rasa, hanya di Indonesia harga bensin bisa lebih murah daripada Coca Cola. Bayangkan, 1 liter bensin premium hanya Rp 4.500. Bandingkan dengan India (Rp 12.000), Vietnam (Rp 10.000), Korea (Rp 16.000) Jadi, sekarang pemerintah kelabakan menghadapi rengekan jutaan para anak-anaknya yang manja di tanah air. Padahal jelas, pemerintah sendiri yang membesarkan anak-anak yang dimanjakan ini sedari dahulu demi alasan popularitas dan lainnya.

Latar Belakang

Perlu diketahui bahwa Indonesia sudah tidak lagi menjadi negara penghasil minyak meski kekayaan alam negara kita (katanya) berlimpah. Sejak jaman Orde Baru, kita tidak lagi menguasai, mengeksplorasi, mengilang, menyediakan dan mendistribusikan BBM dengan harga terjangkau. Sejak jaman Orde Baru-lah kita mengenal subsidi BBM. Bahkan ketika Indonesia menjadi anggota OPEC pun, subsidi masih terus dilakukan.

Kesalahan kita di Orde Baru adalah kita dililit oleh hutang luar negeri. Kita tetap mau ditekan oleh lembaga-lembaga internasional seperti IMF, Bank Dunia dan negara-negara Barat. Pada tahun 1960-an, kita dipaksa menyetujui megaproyek-megaproyek yang sebenarnya belum dibutuhkan oleh rakyat Indonesia, maka dibutuhkanlah pendanaan proyek yang bernama pinjaman luar negeri. Sialnya, pinjaman itu digelembungkan dan sebagian diberikan kepada penguasa sehingga otomatis pembangunan hanya menguntung pihak pusat.

Ketika hutang kita sudah banyak (saat ini 1.700 triliun rupiah), pemerintah kita dipaksa menjual aset-aset seperti konsesi migas dan tambang kepada perusahaan multinasional negara Barat untuk pelunasan hutang. Akibatnya? Indonesia pun harus membeli migas kepada perusahaan luar tersebut walaupun migas tersebut berasal dari bumi Indonesia. Dari 1.400 triliun anggaran belanja per tahun, sebagian besar digunakan untuk membiayai jalannya pemerintahan seperti membayar gaji PNS yang naik setiap tahun, membeli pesawat kepresidenan, mendanai studi banding DPR, dan lainnya. Sialnya lagi, anggaran itulah yang paling sering dikorupsi oleh pejabat dan politisi.

Indonesia bukan hanya Jawa, euy
Rakyat Indonesia (Khususnya di pulau Jawa) mungkin melakukan demo tetapi tidak cerdas. Rakyat tidak bisa menerima dan tidak mau tahu, bahwa keadaan di luar dunia Indonesia yang juga menjadi penyebab kenapa harga BBM pun naik. Rakyat Indonesia berpikir bahwa yang menggunakan BBM hanyalah Indonesia. Padahal, harga bensin di luar negeri jauh lebih mahal daripada di Indonesia. Rakyat tahunya dan hanya maunya harga bensin tetap Rp 4.500 sampai nanti dunia kiamat dan kalau bisa tidak ada kenaikan lagi. Padahal kita tahu, cadangan minyak dunia menipis dan sesuai permintaan pasar semakin sedikit kuantitas, harga semakin melambung.

Seperti yang saya bilang bahwa pemerintah memelihara anak-anaknya yang manja dan pemalas khususnya di pulau Jawa. Saya sendiri mendapat pesan berantai bahwa teman-teman kita yang berada di timur Indonesia setuju kenaikan bensin menjadi Rp 6500 / 7000 per liter. Kenapa? Karena di belahan timur Indonesia, sering didapati pom bensin kosong berminggu-minggu dan harga bensin mencapai Rp 70.000 per liter. Ingat bahwa Indonesia bukan hanya pulau Jawa. Teman-teman saya yang di Kalimantan pun mengeluhkan hal yang sama.

Apa yang bisa dilakukan?
Saya rasa banyak yang harusnya bisa dilakukan oleh pemerintah dalam mengantisipasi akibat dari kenaikan BBM yang tidak terelakkan ini. Bisa dengan tidak begitu mudah memberikan kredit kendaraan bermotor kepada masyarakat. Saya setuju pemerintah menaikkan Down Payment kendaraan bermotor menjadi 20-30 persen ketimbang dengan Rp 300.000 sudah bisa bawa pulang motor / mobil. Malah, kalau bisa DP dijadikan 50% saja untuk menekan jumlah kendaraan bermotor di Ibukota.

Menurut saya, lebih baik pemerintah menhgapus saja Busway / Transjakarta karena tidak efektif karena setelah beberapa tahun berjalan, sistem dan pelayanan yang ada makin menurun dan tidak membuat masyarakat mau pindah dari kendaraan pribadinya. Lebih baik pemerintah membangun transportasi massal yang bisa mengangkut banyak orang seperti Subway / MRT di Jakarta. Saya yakin Jakarta bisa memiliki kedua angkutan masal itu. Kalau Bangkok dan Singapore bisa, Jakarta juga bisa. Yang dibutuhkan hanyalah keseriusan dalam merintisnya. Sayangnya, bangsa kita bukanlah bangsa yang serius dalam merencanakan sesuatu dalam jangka panjang.

Kesimpulannya
  • Untuk Anda-Anda para pendemo penentang kenaikan BBM, sudahkah Anda menyadari bahwa kenaikan BBM ini harus dilakukan untuk menyelamatkan anggaran negara kita?
  • Sudahkah Anda menyadari kesusahan teman-teman kita yang berada di luar pulau Jawa yang harus mengantri berhari-hari bahkan bisa berminggu-minggu kiriman BBM? Itupun dengan harga yang sangat mahal? (Entah apa jadinya kalau di Jakarta harga bensin Rp 70.000 per liter atau misalnya BBM tidak ada selama berminggu-minggu seperti di belahan timur Indonesia)
  • Sudahkah Anda menyadari bahwa ada gejolak di luar bumi Indonesia (seperti di Iran) yang sekarang memegang kendali atas terjadinya pergolakan harga minyak karena perang?
  • Sudahkah Anda menyadari bahwa sebenarnya kenaikan harga minyak ini karena sebenarnya kesalahan kita sendiri sebagai negara yang tidak becus mengelola kekayaan alam sendiri sedari dahulu kala?

Tuesday, March 20, 2012

S.A.R.A

"Loe tau kagak sih, kalo agama lo itu gak bener. Liat tuh kitab agama loe, isinya gak bener semua. Yang bener itu agama gw. (Oye?)"

Blog saya kali ini mungkin akan sedikit sensitif, namun saya sangat lelah melihat begitu banyaknya perdebatan yang terjadi di Jakarta ataupun Indonesia akan betapa sensitifnya masalah ini.

Begitu banyak orang menggemakan "No SARA" di berbagai tempat namun sering saya melihat pembahasan di forum-forum atau artikel-artikel di berita-berita online ujung-ujungnya berakhir dengan SARA.

Saya juga sering menemui orang-orang dan juga komunitas-komunitas agama fanatik yang ujung-ujungnya tidak bisa menerima perbedaan hanya karena agama mereka berbeda.

Menurut saya, agama bukan warna kulit, bukan bentuk mata, ataupun berbagai gen bawaan lainnya. Hal tersebut adalah ras. Ketika Anda tidak bisa menerima orang lain berbeda warna kulit, berbeda bentuk mata, berbeda logat, berbeda etnis, berbeda agama dengan Anda. Tahukah bahwa Andalah yang membuat perbedaan itu ada?

Menyedihkan, menyebalkan dan sekaligus mencengangkan bahwa (beberapa atau lebih) manusia bisa menjadi sedemikian jahatnya karena membela agamanya sendiri. Mereka mengatasnamakan agamanya-lah yang paling benar, paling suci, paling sempurna. Padahal, tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang sempurna dan agama hanyalah sebuah media untuk kita menyatukan iman kepada Tuhan.

Alasan membela Tuhan pun tidak dapat saya terima ketika membela Tuhan dilakukan dengan kekerasan, pemerasan, pembunuhan, pengeroyokan, pemerkosaan, dan lainnya. Kalau benar kita membela Tuhan, maka kita harus membela Dia dengan menunjukkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Karena tidak ada agama atau aturan yang menentang hal-hal tersebut di atas.

Saya yakin tidak ada seorang pun di antara kita yang mengaku memiliki Tuhan yang jahat apapun jenis agama Anda. Ketika seseorang atau sekelompok orang mengatasnamakan agama atau Tuhannya untuk melakukan kekerasan, saya yakin yang sedang mereka bela bukanlah Tuhan tetapi adalah ego, harga diri, keras kepala dan juga ketidakbisaan mereka dalam menerima perbedaan.

Saya berasal dari keluarga yang multi agama, mulai dari Islam - Katolik - Kristen - Buddha ada di keluarga saya dan saya percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Tuhan satu-satunya. Terlepas apakah Anda mempercayai Yesus atau tidak sebagai juru selamat Anda, itu adalah hak Anda dan saya tetap menghormati pilihan Anda. Saya sendiri menghormati orang-orang lain yang berbeda agama dengan saya. Saya tidak memaksakan kehendak saya kepada orang lain untuk menganut agama saya.

Yang saya sungguh ingin tanyakan kepada orang-orang atau kelompok-kelompok yang berpikiran sempit dan suka menindas orang lain dengan mengatasnamakan agama tertentu atau membawa Tuhan mereka adalah untuk menekan umat kristiani adalah dengan menanyakan pertanyaan ini, "Dapatkah Anda memberitahukan satu saja tindakan kejahatan yang pernah dilakukan oleh Tuhan saya (Yesus Kristus?) kepada Anda, terhadap hidup Anda, atau apa pun itu? Karena di Alkitab sendiri dikatakan, tidak ada seorang pun yang dapat menemukan satu pun kesalahan pada diriNya."

Ketika Anda tidak bisa memberikan jawabnya, ketahuilah bahwa yang sedang Anda bela adalah ketidaktahuan, harga diri, keegoisan dan juga keras kepala Anda dan cara pikir Anda. Untuk saya pribadi, ketika ada seseorang atau kelompok atau pihak-pihak yang terus menerus meneror, menekan, menindas, memfitnah agama lain, dan menjelek-jelekkan Tuhan yang lain. Saya cukup yakin bahwa mereka adalah penakut dan hidup penuh dengan kekhawatiran, tidak bisa berlaku sportif dan juga kekanak-kanakan.

Mereka takut bahwa ajaran lain (mungkin) lebih benar.
Mereka khawatir pengikut mereka (mungkin) menjadi tertarik dan pindah ke agama sebelah.
Mereka takut bahwa pengikut ajaran lain (mungkin) akan memojokkan mereka.
Mereka penuh dengan kekhawatiran.

Kenapa mereka khawatir? Kenapa mereka takut? Apakah ada agama yang mengajarkan apabila umat melakukan banyak kekerasan, semakin besar pintu surga yang terbuka untuk mereka? Saya rasa tidak. Bukankah kita harus mencintai sesama, barulah pintu surga terbuka lebar untuk kita?

Saya setuju dengan prinsip yang ada di agama Islam bahwa "Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku." Ketika Anda beragama tertentu dan Anda menemukan diri Anda bersama rekan-rekan sejawat Anda tidak bisa menerima kehadiran agama lainnya, belajarlah dari rekan-rekan agama Anda lainnya yang bisa menerima kehadiran agama lainnya karena saya yakin seberapa ketatnya pengikut agama yang Anda anut, akan ada sekelompok orang baik besar atau kecil yang moderat, yang bisa menerima perbedaan, dan bisa hidup damai dengan agama lainnya. Yang perlu Anda lakukan adalah menemukan kelompok itu dan belajar dari mereka.

Tidak ada agama yang tidak baik. Semua agama mengajarkan kebaikan. Yang ada hanyalah kumpulan orang yang tidak melaksanakan kebaikan yang diajarkan kepada mereka. Jadi, untuk dunia yang lebih baik, terimalah perbedaan itu. Karena tidak peduli seberapa keras Anda menyama-ratakan manusia di sekeliling Anda, sidik jari Anda dan orang lain tidak akan pernah sama. Perbedaan akan selalu ada.

Tuesday, March 6, 2012

Indonesian Zombie Club (Izoc)

"Dari sekian banyak komunitas yang saya tahu. Mulai dari komunitas sepeda, fotografi, menulis, jalan kaki, blogger, fashionista, pecinta kuliner, iPhone, Instagram, HDR, Cosplay, musik dan lainnya. Tapi komunitas yang satu ini unik rasanya. Yap! Komunitas Zombie Club. Apaan tuh yah?"

Kalau kalian adalah maniak dan fans berat dari game Resident Evil, tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata zombie. Wong, musuhnya sebagian besar adalah zombie. Bahkan zombie pun rasanya cukup dipopulerkan oleh grup musik Cranberries dengan tembang 'Zombie'nya di tahun 1990-an.

Nah, kalau Anda pecinta hal-hal yang berbau zombie atau pengumpul mainan atau pernak-perik yang berbau zombie, atau moviegoers film thriller yang berbau zombie seperti 28 Days Later, Back from the dead, Resident Evil, dan lainnya. Sekarang di Indonesia ada, loh komunitas yang membahas tentang zombie. Namanya Indonesian Zombie Club.

Saya mengetahui tentang komunitas ini dari televisi saat saya sedang menikmati semangkuk wedang jahe setelah selesai menikmati pijat shiatsu. Rasanya komunitas yang satu ini cukup unik mengingat cukup banyak orang yang menyukai film-film tentang Zombie dan sudah cukup banyak film tentang zombie yang beredar dan mendapatkan respon yang cukup memuaskan. Namun membuat sebuah komunitas khusus membahas tentang zombie? Well, thats something new, i think.

Sedikit tentang latar belakang IZoC
Dari hasil pencarian saya, Indonesian Zombie Club atau Izoc berdiri pada bulan November 2009. Saat ini IZoC memiliki anggota dari berbagai macam profesi yang mayoritas merupakan pekerja seni & desain, mulai dari mahasiswa, designer, video editor sebuah televisi swasta sampai movie maker. Saya percaya yang namanya komunitas, pasti tujuannya adalah untuk hal yang positif meskipun mungkin tema dari komunitas tersebut terkadang aneh seperti Indonesian Zombie Club ini.

Lalu, apa sih tujuan dari berdirinya IZoC ini? Tujuan dari terbentuknya komunitas ini adalah mewadahi kreatifitas yang berawal dari hobi yang pasif (non-produktif) menjadikannya sebagai hobi yang aktif (menghasilkan/ memproduksi sebuah kreatifitas). Selain itu juga komunitas ini saling berbagi informasi dengan sesama anggota mengenai hal yang menyangkut zombie, seperti film, komik, novel, make-up zombie, video game, toys action figure, movie soundtrack dan hal lainnya. Thumbs up!

Hasil karyanya apa saja, sih?
Anda pernah melihat beberapa orang berdandan seperti zombie di tempat-tempat umum? Nah, bisa dipastikan 'zombie-zombie' itu sedang adalah hasil karya mereka anggota IZoC ke publik. Eits! Jangan menganggap remeh atau merendahkan ya kalau melihat mereka sedang memamerkan karya mereka. Karena dibutuhkan keberanian loh untuk bisa mengeksiskan hasil karya pribadi ke publik. Dari apa yang saya lihat (meskipun mungkin untuk sebagian besar orang aneh), tentu saja make up menjadi hal yang menonjol untuk membuat seseorang terlihat seperti zombie. Penasaran dong rasanya di make up menjadi seperti zombie seperti apa? Atau Anda penasaran ingin membuat seseorang terlihat seperti zombie? Gabung saja dengan IZoC.

Selanjutnya tentu saja bahasa tubuh. Mungkin terlihat mudah untuk bisa memerankan sesosok zombie. Namun, apa benar demikian? Rasanya cukup sulit loh untuk tidak berekspresi, memiliki sorot seperti mayat hidup, berakting jalan tertatih-tatih dan lain sebagainya.

Selain itu, IZoC juga sudah membuat film sendiri loh. Tentu saja filmnya juga bercerita tentang Zombie, tentunya. Judul filmnya adalah Miasma Project buatan hasil karya dari Jajal Project yang bekerja sama dengan Anemone Creative Studio. Meskipun baru berupa trailer, tetapi setidaknya patut diacungkan jempol bahwa mereka memberikan yang terbaik dari passion mereka di dalam komunitas ini. Trailer dari Miasma Project bisa Anda lihat di sini : Miasma Project


Berniat bergabung dengan IZoC?
Enaknya lagi, yang namanya komunitas, akan lebih seru kalau tidak ada syarat atau ketentuan khusus untuk bergabung dengan komunitas tersebut. Nah, IZoC sendiri sangat terbuka bagi semua orang yang ingin bergabung. Nah, untuk kalian yang mau bergabung atau tertarik mengetahui lebih lengkap tentang IZoC, bisa langsung mengunjungi link ini atau ini. Lumayan kan menambah-nambah teman atau sekedar berbincang-bincang dan sekaligus kopi darat nantinya. Two Thumbs Up buat komunitas IZoC.

Saturday, March 3, 2012

Goodbye 20 and Welcome 30

"Selamat Ulang Tahun! Happy Birthday! Alles Gute zum Geburtstag! Otanjou-bi Omedetou Gozaimasu! Suk San Wan Keut! Saeng il chuk ha ham ni da!"

Yak, selamat datang umur tiga puluh dan selamat tinggal masa-masa dua puluh tahunku. Sudah tidak lagi muda sekarang karena baru saja 'pecah telor' memasuki masa-masa yang kalau kata orang lain, adalah masa-masa kritis dan kedewasaan. (Halah)

Tapi, tidak terasa loh, saya sudah umur tiga puluh tahun hidup di planet bernama bumi. Betapa waktu begitu cepat berlalu, rasanya baru kemarin menginjak umur 23.

Tentu saja ucapan terima kasih harus diucapkan terlebih dahulu ke pada Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan saya umur. Harapannya semoga di umur pecah telor ini, saya semakin dewasa, semakin bisa mencapai target-target yang belum bisa dicapai pada saat saya berumur duapuluhtahunan, seperti punya rumah sendiri, usaha sendiri, dan lain sebagainya. Lucu rasanya mengingat saya sering mengatakan kepada teman-teman saya atau orang lain bahwa umur hanyalah sebatas angka, namun begitu mencapai umur 30 ini, kok, sepertinya di lubuk hati ada sesuatu yang terasa 'lepas' dari hidup. Inikah gejala penuaan? (ho ho)

------------------------------------

Terima kasih juga kepada @XxX, yang telah rela-rela datang ke rumah di pagi-pagi buta jam stengah 2 pagi hanya demi membawakan saya kue ulang tahun yang sangat-sangat-sangat-sangat lucu. Yakni cake bentuk strawberry yang bentuknya jg strawberry. (Ah, so sweet). Melihat bentuknya dari samping mengingatkan saya akan tikus dan sialnya, saya tidak rela untuk memotong kue tersebut karena benar-benar lucuuuuu. Tidak percaya? Lihat foto di bawah! (Lucu kan?), sepertinya ini kue ulang tahun terlucu yang pernah saya dapat dan jadilah si 'tikus' strawberry ini masih ngendon di freezer kulkas saya. So, thankyou so much @XxX.


------------------------------------

Tidak seru dong kalau ultah ke 30 hanya menghabiskan waktu di rumah tanpa teman-teman. Awalnya ingin mengadakan ucapan syukur dan bday party di Peppenero di Energy Building, namun apa daya, resto tersebut sudah fully booked.

Jadilah pesta ulang tahun saya dirayakan di restoran Pesto Autentico di gedung menara UOB bersama teman-teman dekat yang mana beberapa dari teman-teman yang saya undang berhalangan karena adanya pagelaran nikah, pagelaran java jazz, pagelaran konser band roxette, dan pagelaran-pagelaran lainnya.

Sialnya, lupa foto ramai-ramai. (hiks). Meskipun sepertinya memang agak susah untuk foto di dalam resto Pesto karena suasana restonya cukup gelap di area non smoking. (Sampai-sampai menunya saja tidak kelihatan karena saking gelapnya). Setelah mengenyangkan perut, lanjutlah kami ke acara nonton bareng film Safe House.

Terima kasih kepada teman-teman saya yang sudah bisa menyempatkan diri untuk hadir dan terima kasih juga untuk ucapan serta hadiah ulang tahunnya. Oh yah, tidak lupa saya juga memposting hadiah-hadiah yang saya terima dari teman-teman, dari orang tua saya. Sekali lagi terima kasih untuk semuanya. Luph U All. After all, its not bad for getting a lil bit old, right?


PS: Sampai detik ini, saya masih tidak mengerti bagaimana mengoperasikan jam berbentuk sapi itu. @agnes, tanggung jawab kau!

Sunday, February 26, 2012

Komputer baru

"Aku benar-benar tidak mengerti. Ketika kubutuhkan dirimu, engkau selalu tidak mengerti. Terpaksa, dengan berat hati aku berpindah hati. Selamat sayang cintaku. Oh, laptop HP-ku."

Setelah hampir berapa bulan berkeluh kesah dengan laptop kesayangan saya. Akhirnya saya memutuskan untuk PUTUS HUBUNGAN dengan laptop tersebut. dan jawabannya? Yeap! Komputer baru! Ho ho ho. Sebenarnya sih udah sekitar 1 bulanan belinya cuma karena baru keinget, baru bikin log deh soal PC baru ini.

Awalnya saya menggunakan laptop Hewlett-Packard tipe HP pavilion Dv6700 Special Edition, namun apa daya, karena sudah umur dan juga waktunya (mungkin), laptop tersebut rusak. lagipula saya membeli laptop tersebut dari teman karena dia sedang butuh uang saat itu.

Rusaknya laptop saya bukan yang gimana sih, tapi sepertinya rusaknya karena ada masalah di graphic card-nya karena terkadang nyala, terkadang tidak. Kalaupun menyala, terkadang screennya jadi ada 'lumut-lumut' gitu (susah dijelaskan dengan kata-kata), jadi seringkali emosi dan kemarahan yang saya dapatkan ketika saya sedang benar-benar membutuhkan laptop saya untuk beroperasi dengan benar dan baik.

Berhubung saya tidak terlalu mengikuti perkembangan komputer dan rekan-rekannya, saya meminta bantuan adik saya untuk mencarikan saya komputer PC. Tadinya sih mau ambil iMac. Memang sih enak sekali menggunakan Mac (karena di kantor pun saya memakai Mac), namun setelah pertimbangan akan program, upgrade-ablenya(kalo Mac cukup ribet kalo mau upgrade-upgrade), dan juga program-programnya, akhirnya diputuskan saya tetap beralih ke PC saja.

Budget saya? sebenarnya sih 6 jutaan, tapi saya pikir-pikir. Ah, nanggung lah, sekalian saja spec agak mahal dikit, agar makainya lebih puas. Jadilah adik saya memberikan saya alternatif beberapa pilihan spec, yang mana specnya jatuh sebagai berikut :

Procesor : Intel Core i5 2320
Motherboard : Gigabyte GA-H61M-S2P-B3
Memori : Corsair 3333C9 4Gb
Graphic Card : Digital Alliance GTX550 Ti Sonic
Harddisk : 500Gb WDC Sata3 + 1TB Seagate Sata3
DVD ROM : Sony DVD Rw
Monitor : Dell 22" LED Widescreen
Power Supply : Corsair CX-500
Casing : Thermaltake V4 Black Edition

Untuk kalian yang menanyakan berapa total harga PC dengan spec di atas, harganya 8.7 juta saja? Hiks... Beruntunglah di jaman ini ada fasilitas yang namanya cicilan kartu kredit. Yah, setidaknya (mudah-mudahan) saya tidak perlu mengganti komputer baru untuk setidaknya 5-7 tahun ke depan. Amin.

Friday, February 24, 2012

Goodbye Chelsea 20 Feb 2012

"Dogs are not our whole life, but they make our lives whole." ~ Roger Caras

Sepertinya belum lepas beberapa saat setelah kami sekeluarga kehilangan Owen, kini kami harus juga kehilangan satu lagi anggota keluarga kami, Chelsea. Anjing Pomeranian yang senyumnya paling menyegarkan, lucu, baik (diapain aja mau), tidak berisik dan penurut dan memiliki bulu hitam di punggungnya.

Chelsea meninggal tanggal 20 Feb 2012 sore hari, sekitar pukul 5 sore karena terjadi pendarahan. 3 hari sebelumnya, memang Chelsea berbeda keadaannya dengan hari-hari biasanya. Kencingnya sangat sedikit, nafsu makannya berkurang dan tidak terlalu banyak bergerak dan napasnya pun sepertinya sulit. Meskipun tampak sekali dia tidak bisa banyak bergerak, berdiripun hanya berdiri diam di tempat, susah untuk berjalan.

-------------------------------------

Bergegas kami membawanya ke salah satu dokter hewan langganan kami esok paginya. Memang Chelsea terakhir menjalani operasi karena hamil, tetapi anaknya meninggal semua. Setelah dokter mengecek, ternyata isi perut Chelsea berantakan (saya juga kurang mengerti berantakan ini apa, karena sebenarnya ini ada istilah kedokterannya) dan lengket sekali. Bahkan pada saat bekas operasinya dibuka, darah langsung memuncrat yang menandakan ada masalah dengan bekas operasian terakhir. Ditemukan juga ada satu mayat anak Chelsea yang masih berada di dalam perutnya yang mati dalam posisi U seperti magnet karena tergencet oleh isi perutnya. Otomatis, dokter langganan keluarga kami pun marah, ngomel dan memaki siapapun dokter yang pada saat mengoperasi Chelsea karena tidak memasukkan isi perutnya secara benar. Maklum, dokter langganan kami ini juga sedari dulu menyukai Chelsea juga.

-------------------------------------

Karena isi perut Chelsea yang berantakan dan juga ada mayat anaknya yang tersisa di dalam perutnya, rupanya hal tersebut yang menjadikan perutnya menjadi sakit dan pencernaannya kurang bagus. Dokter meminta agar Chelsea dititipkan selama 2 hari agar bisa diinfus supaya nafsu makannya bertambah.

-------------------------------------

Setelah 2 hari dititipkan di dokter, paginya sekitar pukul 8 pagi, Chelsea sudah lumayan tampak baikan, meskipun dia jadi lebih pendiam, tatapan matanya pun sedih seperti menahan sakit dan badannya tidak bisa terlalu banyak bergerak. Dokter bilang harus tetap dikontrol supaya kencingnya lancar terlebih dahulu. Di rumah, kami menyiapkan tempat khusus untuk Chelsea agar dia tidak diganggu oleh anjing-anjing lainnya terlebih dahulu, tidak lupa kami juga menyiapkan beberapa makanan kaleng berisi daging untuk merangsang nafsu makannya.

-------------------------------------

Esoknya, di pagi hari saya sempat melihat Chelsea dan dia pun tampak baikan, saya juga sempat mengelus-elus punggungnya dan dia tidur nyenyak. Malam hari setelah saya selesai mengikuti kelas di gereja, saya iseng melihat status update di Blackberry saya dan sangat terkejut melihat status update dari mama saya yang menulis "Akhirnya Chelsea pergi." Saya kaget dan panik, langsung saya menelepon mama saya dan menanyakan apakah Chelsea meninggal. Jawabannya iya, ternyata Chelsea meninggal di sore hari karena kondisi tubuhnya terus melemah. Sontak, saya yang tadinya mau menikmati kwetiaw bersama teman gereja, jadi tidak nafsu makan sama sekali karena semua memori tentang Chelsea serasa diputar lagi.

Semua fun time bersama dia, senyumnya dia, gonggongannya, betapa lucunya tingkah dia, betapa manjanya dia karena selalu minta dielus-elus punggungnya. Kalau saya sudah sedih, kakak saya sampai sembab karena menangisi kepergian Chelsea. Saya sendiri tidak sempat melihat mayat Chelsea karena saya sudah sangat larut malam pulang dari acara gereja sehingga tidak sempat memberikan pelukan terakhir untuk Chelsea.

Sekarang Chelsea sudah tiada. Mungkin sudah sekitar 5-6 tahun lebih Chelsea bersama kami sekeluarga. Begitu banyak memori yang terjadi bersama Chelsea. Saya pun masih menangis kalau melihat video-video memori dari Chelsea. Tidak bisa lagi saya memanggil nama "Ezi..ezi". biasanya kalau saya memanggil nama Chelsea dengan itu, dia pasti langsung berpose "Siaga 1" untuk minta dielus dan senyum.

-------------------------------------

Terima kasih Chelsea, sudah mampir ke keluarga kami. Memberikan kami sekeluarga keceriaan dan memori yang indah. Kami tidak akan pernah melupakanmu. Kami yakin engkau sedang bermain di surga bersama Tuhan Yesus dan Tuhan menjaga engkau lebih baik lagi daripada kami sekeluarga. Kami tidak akan melupakanmu Chelsea, kami akan merindukan senyummu dan semoga kami dapat melihatmu kembali ketika kami pulang ke rumah Bapa nantinya. Selamat jalan Chelsea. Kami sekeluarga menyayangimu.

-------------------------------------

Berikut adalah beberapa foto Chelsea dalam kenangan (nanti diupdate)


Wednesday, February 1, 2012

Goodbye Owen. 30 Jan 2012

"Dogs are not our whole life, but they make our lives whole." ~Roger Caras

Ini adalah kali kedua kami sekeluarga harus kehilangan anjing karena sakit dan meninggal. Setelah sebelumnya Snowi yang meninggal (klik di sini) Kali ini, kami harus kehilangan Owen.

Owen adalah anjing supermini pomeranian yang baru sekitar 3-4 bulan lahir di tengah-tengah keluarga kami. Owen lahir berbarengan dengan Ebi (anjing supermini Pom juga). Namun ukuran Ebi lebih besar sedikit dan berbulu hitam, sedangkan Owen berbulu putih. Memang sejak lahir, secara fisik Owen cukup lemah dan pernah nyaris meninggal karena jantungnya lemah namun beruntung masih bisa diselamatkan.

Kehadiran Owen menambah keceriaan di keluarga kami karena melihatnya berlari-lari kesana kemari sangatlah lucu dikarenakan ukurannya yang sangatlah mungil. Meskipun kecil dan mungil, dia aktif dan tidak takut, loh ngajak main anjing lainnya yang lebih besar yang ada di keluarga kami. Tapi terkadang kasihan juga sih liatnya, karena dia kecil, jadi dia suka di"bully" oleh Ebi. Misalnya lagi enak-enak jalan, tau-tau dia "ditubruk" oleh si Ebi. Atau kalau sedang mau makan, dia harus terpaksa "mengalah" karena dia mungil.

Dia punya kebiasaan tidur di bawah rak makanan atau kolong bangku karena kecil. Dan kami sekeluarga takut kalau-kalau dia jatuh ke lubang pembuangan air di kamar mandi. Karena memang lubang pembuangan air saja lebih besar dari tubuhnya. Owen juga jarang gonggong, meskipun dia suka meronta kalau dia diganggu Ebi. 2 hari sebelum meninggalnya Owen, dia sempat digigit oleh Cheryl karena ikut-ikutan makan jatah makanan si Cheryl. Akibatnya dia digigit dan moncong kecilnya sempat berdarah sedikit. Langsung kakak saya memberikan obat tetes dan memberikan hadiah Owen 1 sachet madu supaya Owen melupakan sakitnya.

29 Januari 2012
Pukul setengah 8 pagi saat saya bangun, saya tidak melihat Owen. Saya memanggil-manggil namanya, namun tidak ada jawaban. Pikir saya, dia sedang tidur. Namun Oma saya memberitahukan bahwa Owen sedang dibawa ke dokter karena sakit. Tubuhnya kaku dan matanya tertutup. Untungnya Owen segera di bawa ke dokter anjing langganan keluarga kami. Sore harinya saya mendapat kabar bahwa Owen memiliki permasalahan di paru-parunya dan sedang diinfus. Mama saya sempat menulis di status BB-nya bahwa Owen harus sembuh. Saya sendiri juga berharap Owen segera sembuh karena kami sangat menyayangi Owen.

30 Januari 2012
Ketika pukul setengah 6 sore, saya sempat membaca status BB Mama saya yang mengatakan bahwa Owen sudah tiada. Malamnya, saat saya pulang ke rumah, ternyata benar bahwa Owen sudah tiada. Dia meninggal pukul 5 sore karena stroke dan juga paru-parunya bermasalah. Saya merelakan kepergian Owen. Anjing supermini Pom yang sangat lucu. Dari penjelasan yang saya dapat. Paginya, Owen sempat sehat dan bisa bermain kesana-kemari. Namun apa daya, daya tahan tubuhnya drop lagi sejak pukul 3 sore.

Dokter mengatakan bahwa Owen kedinginan. Anjing supermini Pom tidak boleh sering-sering tidur langsung terkena ubin lantai karena dingin, jadi seharusnya dia tidur diatas bantal atau di dalam kandang saja. Plus, ada kesalahan besar bahwa seharusnya Owen tidak boleh diberikan madu beberapa hari sebelum dia meninggal. Karena madu itu kental, jadinya paru-parunya agak kesusahan untuk bernapas. Seharusnya diberikan air biasa saja. Namun, apa daya, ketidaktahuan kami sekeluarga berakibat fatal.

-------------------------------------

Sekarang Owen sudah tiada. Hampir 3 bulan lebih Owen bersama kami sekeluarga. Waktu yang tidak cukup lama untuk bisa lebih bersenang-senang lagi. Namun kami semua dengan berat hati merelakan kepergian Owen. Terima kasih Owen, sudah mampir ke keluarga kami. Memberikan kami sekeluarga keceriaan dan memori yang indah. Kami tidak akan pernah melupakanmu. Kami yakin engkau sedang bermain di surga bersama Tuhan Yesus dan Tuhan menjaga engkau lebih baik lagi daripada kami sekeluarga. Maafkan ketidaktahuan dan kurangnya pengetahuan kami sekeluarga. Selamat jalan Owen.

-------------------------------------

Berikut adalah beberapa foto Owen dalam kenangan. Goodbye Owen.


Monday, January 30, 2012

Larc~en~Ciel Word Tour 2012

Grup J-rock ternama yang memiliki fanbase kuat di Indonesia, L'Arc~en~Ciel, telah dipastikan akan menghibur penggemar Jakarta mereka yang telah menunggu-nunggu kejadian ini sejak lama. Konser tersebut akan diadakan pada 2 Mei 2012 di Lapangan D Senayan, Jakarta.


Larc~en~Ciel, Siapakah mereka?

Untuk mereka yang doyan dengan musik dan lagu jepang, nama band Larc~en~Ciel sudah pasti tidak asing lagi, meskipun banyak juga orang-orang yang 'kagak-doyan' dengan lagu jepang juga turut mengetahui kiprah band asal jepang yang fenomenal dan legendaris ini. Jadi, saya akan ceritakan sekilas saja tentang band ini.

Jika Anda mendengar melodi yang unik dan suara vokalis dari band ini sekali saja, saya yakin (sebagian besar dari Anda) akan terpikat. Hyde (Vokal), Ken (gitar), Tetsuya (Bass), dan Yukihiro (drum) membentuk band bernama Larc~en~Ciel (yang artinya pelangi), yang dibentuk pada tahun 1991. Hal ini terus mempesona dunia musik tidak hanya di Jepang, tetapi di seluruh dunia.

Sejak debut mereka, sepertinya band ini melesat di grafik penjualan, karena tahun demi tahun, mereka selalu memiliki lagu hits. Pada tahun 1999, band ini memiliki ide belum pernah terjadi sebelumnya untuk melepaskan album "Ark" dan "Ray" secara bersamaan, dan hasilnya adalah penjualan lebih dari 4 juta unit di Jepang saja. Tahun itu, mereka memulai kinerja dua album ke dua belas mereka-"1999 Grand Cross Tour," yang dihadiri oleh 650.000 penggemar. Ini memecahkan semua jenis catatan dalam dunia musik Jepang.

Pada tahun 2011, band ini merayakan ulang tahun ke-20 mereka dengan menunjukkan dua malam "Anniversary L20 'LIVE" at Tokyo Ajinomoto Stadium untuk 10.000 penggemar. "Tour Anniversary L20'" berikut akan berlanjut ke tahun 2012, menjadi tur dunia Hong Kong, Shanghai, Taipei, New York, London, Paris, Singapura, Jakarta dan Seoul sebelum menyimpulkan kembali di Tokyo. Untuk Anda yang belum mengenal band ini, lagu-lagu andalan yang cukup saya rekomendasikan untuk pertama kali Anda dengar adalah :
Honey, New World, Jiyuu E No Shotai, Neo Universe, Stay Away, Ready Steady Go.

24 Januari 2012
Awalnya, saya cukup dingin menanggapi re-tweet teman saya @Bak1ngMan1a tanggal 24 Januari yang berisi informasi konser Larc~en~Ciel di Jakarta. Kenapa? Karena berita tersebut sering menjadi rumor dan polemik di kalangan fans member dan buntut-buntutnya hanya harapan kosong yang didapat karena mereka mampir ke negara-negara lain di asia KECUALI Indonesia. Namun setelah mengecek ke beberapa situs berita online, saya barulah yakin bahwa benar grup band rock Jepang ini mau mampir untuk konser di Jakarta tepatnya 2 Mei 2012. Asik!

Dengan harapan menggebu-gebu, saya langsung mencari tahu informasi siapakah pihak promotor yang cukup 'gila' membawa salah satu grup band rock Jepang yang terkenal ini ke tanah air. Ternyata kedatangan Larc~en~Ciel digawangi oleh event organizer Marygops yang pernah membawa Westlife, Akon, Justin Bieber, jadi saya cukup percaya dengan kualitas event organizer yang rasanya masih baru ini. Dari informasi yang saya temukan, penjualan tiket dijual di Rajakarcis.com, dan langsunglah saya jadi follower baru dari @rajakarcis.

27 Januari 2012
Kejutan yang tidak mengenakkan ketika saya melihat di website rajakarcis bahwa tiket VIP sudah fully booked. What? Langsung terjadi kehebohan di dunia maya perfesbukan karena begitu banyak teman-teman saya yang juga ikut stress dan keteteran. Sialnya, saya sempat melihat status teman saya yang menginformasikan bahwa dia sudah mendapatkan tiket VIP. (Tidak heran mengingat teman saya ini memang memiliki koneksi dengan media) akibatnya, saya memantengi twitter dari @rajakarcis untuk memperoleh penjelasan yang mana ternyata penjualan VIP itu adalah untuk mereka yang mendapatkan undangan dari @rajakarcis.

Untungnya, @rajakarcis memberikan penjelasan bahwa esok hari penjualan tiket online dan offline akan dapat dilakukan lagi bekerjasama dengan outlet Panorama Tours dan Ibu Dibjo. Saya langsung menghubungi teman-teman saya untuk menentukan langkah berikutnya, dan mereka mengatakan mereka akan juga 'memantau' website rajakarcis tepat setelah pukul 24.00 karena siapa tahu tiketnya akan dijual di website.

Jadilah saya lembur memantengi website rajakarcis hingga jam 2 pagi sembari mengklik tombol refresh berkali-kali yang akhirnya kegiatan memantengi website ini berakhir ketika rajakarcis menginformasikan bahwa penjualan tiket baru dilakukan pukul 10 pagi esok hari. Jadi, tidurlah saya.

28 Januari 2012
Bangun pagi pukul 9 pagi dengan kepala masih keleyengan akibat tidak bisa tidur (dan takut kebablasan juga) langsung saya beres-beres dan mantengin lagi website rajakarcis. Anehnya hingga pukul 10.15 pun tidak ada keterangan bahwa tiket Larc~en~Ciel dijual di halaman depan websitenya, tapi anehnya di twitter rajakarcis sudah ada yang bisa membeli tiket VIP. Mungkin masukan berikutnya untuk @rajakarcis adalah menepati waktu penjualan secara real karena kesannya orang yang membeli online adalah orang-orang yang membeli "sisa".

Tidak mau kehabisan waktu, langsung saya buru-buru pergi ke outlet Panorama terdekat di Mal Puri Indah meskipun saya baru saja sembuh akibat gejala tipes. Saat menuju kesana, suasana makin cemas saat salah satu teman saya mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan tiket VIP lewat Panorama Tours juga. Pukul setengah 11 pagi saya sampai ke outlet Panorama Tours, dan apa yang terjadi? Tiket VIP sudah habis.

Saya langsung bergegas pergi lagi ke Head Office Panorama Tours di kawasan Tomang. Hasilnya, sama juga. Tiket VIP dan Premium sudah habis juga. Waduh! Bergegas saya ke outlet Panorama lainnya di Plaza BII, yang mana sialnya tutup karena hari sabtu dia tidak buka. Saya bergegas menelpon outlet lainnya di Plaza Indonesia dan Plaza Senayan untuk menghemat waktu, namun jawabannya sama. Yang tersisa hanya tiket reguler. Ah, tidak!

Keadaan semakin mencemaskan ketika saya sudah tidak tahu lagi harus berburu tiket kemana, sedangkan waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang lewat. Dengan keadaan begini mau tidak mau saya pasti hanya bisa mendapatkan tiket reguler karena VIP dan Premium sudah habis. Adik saya pun menanyakan apakah saya mendapatkan tiket atau tidak, dan dia pun kecewa berat ketika mendengar saya tidak mendapatkan tiket. Akhirnya saya mencoba outlet terakhir, yakni Ibu Dibjo. Saat saya menelepon, ternyata tiket Premium masih ada namun saya harus segera datang karena tickets are running fast! Langsung saya memberangus semua kemacetan dari sana untuk datang ke outlet Ibu Dibjo di kawasan Cikini.

Keajaiban dan keberuntungan
Sampainya di Outlet Ibu Dibjo, Cikini, banyak orang berkumpul di depan dan di dalam outlet Ibu Dibjo untuk memesan tiket Larc~En~Ciel . Tidak lupa ada selembar kertas yang ditempel di pintu masuk kantornya yang bertuliskan "Tiket Larc~En~Ciel VIP : HABIS!" ... Ya sudah lah, toh dapat tiket premium saja sudah beruntung, toh. Di dalam, setelah berdesak-desakan dengan kerumunan para Cielers lainnya, keberuntungan dan mukjizat terjadi.

Saya : "Mbak, tiket Larc~En~Ciel masih ada?"
Mbak : "Masih, tapi sisa yang premium dan reguler ya?"
Saya :"Ya sudah, nggak apa-apa. Saya ambil 4 deh ya."
Mbak : "Ok. Mohon KTP-nya ya."
sembari saya mengeluarkan KTP, tiba-tiba salah satu mbak yang menjual itu (ada 3 mbak penjual yang melayani) membalikkan sebuah kertas.
Mbak A : "loh, ini kertas apa yang mbak B?"
Mbak B : "Hm? Loh, itu kan form tiket Larc~En~Ciel yang VIP, kok disana? dijual dong! itu kan ada 15 tiket"
Saya : "Mbak! Saya mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu yang VIPnya!" (*histeris)
(para Cielers lainnya juga nggak mau kalah ikutan mesen)

Akhirnya dengan sedikit pergumulan dan pemaksaan, saya sudah booking 4 tiket dan segera menuju ke ATM terdekat untuk mencairkan uang. Dan hasilnya? Yap! 4 tiket VIP sudah ditangan. Langsung saya memberitahu adik saya bahwa saya berhasil mendapatkan 4 tiket VIP. Kegaduhan juga terjadi setelah rombongan yang nongkrong di luar outlet Ibu Dibjo mengetahui bahwa tiket VIP dijual lagi.

Berjuanglah para Cielers
Langsung saya bergegas pulang, dan mengupdate status saya di twitter dan facebook untuk menyombongkan diri atas keberhasilan saya mendapatkan tiket Larc~En~Ciel itu. (sombong sedikit ndapapa toh?) Pukul 4 sore, teman saya bertanya apakah saya sudah berhasil mendapatkan tiket Larc~En~Ciel atau belum, karena dia sudah mencari kemana dan tidak mendapatkan tiket. Meskipun di akhir hari itu, dia akhirnya berhasil mendapatkan tiket juga dari orang lain. Kalau Anda pikir saya cukup gigih dan gila dalam mengejar tiket Larc~En~Ciel ini, tenang, ada yang lebih gila. Ada yang nginep di depan kantornya @rajakarcis sejak pukul 2 dinihari demi mendapatkan tiketnya pertama kali kantor Rajakarcis buka. Salut!

Setelah 2 hari setelah penjualan tiket itu, masih banyak orang yang mencari tiket Larc~En~Ciel ini. Saya sendiri sempat melihat di forum, ada beberapa pihak yang menjual tiket namun dengan harga lebih mahal dan sudah sold out juga. Hebatnya fenomena Larc~En~Ciel ini di Jakarta. Hanya butuh beberapa jam saja untuk menjual habis tiket band ini. Tidak heran mengingat konser mereka sudah lama ditunggu oleh para fans fanatik mereka yang jumlahnya bisa puluhan ribu. Untuk Anda, para pecinta band ini yang tidak mendapatkan tiket, berjuang ya untuk mendapatkan tiket. Mudah-mudahan dapat.

Kenapa Larc~En~Ciel worth to watch?
Menurut saya pribadi kalau ditanya kenapa kudu dan harus nonton sampai saya bela-belain cari tiketnya meskipun demam. Jawabannya adalah karena kualitas band ini. Untuk para wanita lainnya, wajah imut Hyde dan Tetsu mungkin adalah salah satu jawaban lainnya juga. (ho ho)

Terlepas dari saya pecinta hal-hal yang berbau jepang atau tidak, secara umum, lagu-lagu mereka enak didengar, unik dan juga memiliki influence-skill yang baik. Band ini begitu unik, secara skill hebat, performance stage juga sangat baik karena saya sudah melihat banyak sekali DVD rekaman konser mereka di berbagai kota dan negara yang mana semuaya dikemas secara baik dan profesional dan tidak monoton. Bahkan ada beberapa band lokal juga yang ter-influence oleh Larc~En~Ciel ini baik meniru gaya dan musik mereka.

Dan lagipula, rasanya ini pertama kalinya grup band rock jepang pertama kali konser di Jakarta. Cukup mengagumkan mengingat sebenarnya jumlah penjualan album mereka di Indonesia saya yakin tidaklah sebesar penjualan album-album lagu barat. Jadi, saya yakin konser mereka di Jakarta nantinya akan meriah dan juga memorable. Keyakinan itu jugalah yang membuat saya tutup mata dengan harga tiket VIP seharga 1.2 juta.

Ke depannya, saya berharap promotor yang sama atau berbeda akan mau menggawangi band-band rock Jepang yang berkualitas lainnya seperti The Gazette, Luna Sea, Dir En Grey atau lainnya untuk manggung dan mampir ke Jakarta. Tunjukkan kepada mereka bahwa lagu-lagu Jepang juga memiliki tempat di hati para pecinta musik Jepang di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tunjukkan bahwa kendala bahasa tidaklah menjadi soal untuk menikmati urusan musik. Akhir kata, see you guys at the concert.