Showing posts with label Natal. Show all posts
Showing posts with label Natal. Show all posts

Tuesday, December 25, 2012

Happy Birthday Jesus

A birthday is just the first day of another 365-day journey around the sun.  Enjoy the trip.  ~Author Unknown


Hari ini, Yesus, Sang Raja, Juru Selamat, berulang tahun. 
Sudahkah Anda mempersiapkan hadiah untuknya atau berpikir kira-kira hadiah apa yang cocok untukNya? Tahukah Anda apa hadiah yang Dia mau? Kira-kira apa hadiah yang cocok untuk Dia, ya?

Kalau kita memberikan Dia uang sebesar 1 Milyar, akankah Dia terkesan? Saya rasa tidak. Kenapa? Kalau pun kita memberikan Dia emas batangan, Dia tidak akan terkesan. Karena jalanan di Surga terbuat dari emas. Dia empunya harta terbesar dan terbanyak. Apa untungnya emas batangan untuk Dia?

Kalau kita memberikan Dia seluruh waktu kita, akankah Dia terkesan? Tidak. Kenapa? Karena bukankah waktuNya tidak terbatas. Dia abadi dan Maha-hadir. Sekarang dan selama-lamanya. Dan malah, Dia yang memberikan kita waktu mulai dari detik, menit, jam, hari, bulan, tahun. Apa untungnya waktu kita untukNya? Toh, Yesus juga tidak akan bertambah tua, bukan?

Mungkin Anda berpikir, Anda akan memberikan hidup Anda. Whoa..whoa. Tunggu dulu. Bukankah Dia yang memberikan Anda hidup dan kehidupan itu sendiri? Kenapa Anda memberikan kembali hidup ke Dia? Jangan melakukan itu. Hidup Anda dan saya adalah kepunyaanNya. Jadi, apa dong hadiah yang cocok untuk Dia?

Saya rasa hadiah terbaik yang bisa kita berikan untukNya adalah dosa-dosa kita. Sadarkah Anda bahwa dosa-dosa kita bukanlah hal-hal yang Dia berikan kepada kita pada awalnya? Dia menginginkan kehidupan kita yang penuh dengan dosa. Dia ingin dosa-dosa kita. Sadarkah Anda bahwa Yesus menginginkan kehidupan orang-orang yang rusak, Dia menginginkan orang-orang yang mau menurunkan harga dirinya di hadapanNya, Dia menginginkan pertobatan yang tulus dari kita karena dosa-dosa kita. 

Dengan dosa-dosa yang kita lakukan dan miliki, Dia dapat mengubah kita. Dia dapat menyembuhkan kita dan melakukan hal-hal besar yang Dia akan senang hati lakukan dalam hidup kita. Jadi, datanglah kepadaNya. Bawa hadiah terbesar untukNya, yaitu dosa-dosa kita. Mintalah pertobatan dariNya dan tiup lilin ulang tahun bersamaNya dan minta agar dia memberikan Anda hikmat, pengampunan, jalan, visi, misi, tujuan, pengajaran dan perlindungan. Bawalah kehidupan Anda yang rusak, berbelok itu kepadaNya. Dia akan senang hati menerimanya. 

Selamat Ulang Tahun, Yesus dan Selamat Hari Natal semua.

Monday, December 24, 2012

[Renungan Malam Natal] Hadiah untuk Dia


Rasanya, ini pertama kalinya saya menulis renungan tentang arti Natal. 
Entah kenapa, saya merasa ada sebuah bisikan di hati saya yang seakan menyuruh saya untuk merenungkan arti Natal tahun ini. 
Mungkin Tuhan mengingatkan saya dan Anda akan arti dari Natal.
Terlepas dari apa pun kado Natal yang saya terima atau saya berikan kepada teman-teman dan keluarga dan terlepas dari apa pun kegiatan saya saat liburan Natal atau rencana liburan yang saya rencanakan, benar rasanya bahwa Natal telah diidentikkan dengan kado, Santa klaus, makan-makan, diskon, belanja, liburan. Kita telah kehilangan arti sebenarnya dari Natal. Padahal, Natal adalah tentang kelahiran Yesus Kristus sebagai penyelamat manusia di dunia ini. (Benar, kita tidak akan menemukan satu pun tempat perbelanjaan yang akan memasang banner / iklan / poster mengenai kelahiran Yesus Kristus sebagai media promosi mereka.)

Sebagai umat Kristen / Katolik, seringkali saya atau kita, lupa bahwa Natal bukanlah tentang kado, makan-makan, santa klaus, melainkan tentang kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat manusia. Seharusnya orang pertama yang kita berikan hadiah adalah kepada Dia yang kita peringati saat hari Natal, yaitu Yesus Kristus. Seharusnya kita seperti orang Majus yang mengikuti petunjuk bintang dan datang ke palungan yang sederhana untuk menemukan Yesus berada di sana dan bersyukur bahwa Sang Penyelamat telah bersama kita.
Kita yang merayakan Natal adalah jiwa-jiwa yang telah mendengar kabar baik karena kita percaya akan berita Kabar Baik dimana kelahiranNya adalah keselamatan jiwa kita.
Sayangnya kebanyakan dari kita tidak menyebarkan Kabar Baik dan kita tidak menyelamatkan sesama kita. Kita cenderung sibuk dengan diri kita sendiri. 
Kita memposting ratusan ucapan Natal di sosial media kepada teman-teman kita namun disaat yang sama, masih ada ratusan orang diluar sana yang masih belum mengenal Yesus, tidak pernah mendengar namaNya dan bahkan mereka hidup dalam kegelapan. Sudahkah Anda meraih mereka?
Kalau kelahiran Yesus Kristus memberikan terang dalam hidup kita, sudahkah kita juga menjadi terang untuk kehidupan orang lain di luar sana? (Saya harap saya sudah melakukan itu dan tidak berhenti melakukannya)
Jadi, apa yang telah saya atau Anda berikan sebagai hadiah kepada Dia,satu-satunya pribadi yang 'berulang-tahun' setiap tanggal 25 Desember? 
Sudahkah Anda dan saya mempersiapkan hadiah untuk Dia? 
Pernahkah Anda bertanya kepada yang berulang tahun ini, apa hadiah yang Dia minta dari Anda?
Atau jangan-jangan kita malah terlebih dahulu sibuk mencari hadiah kepada kolega, tetangga, pasangan, kenalan, atasan kita terlebih dahulu ketimbang Dia yang 'empunya' acara di tanggal 25 Desember ini?
Jangan-jangan kita lebih sibuk memesan tempat untuk makan malam mewah bersama pasangan atau keluarga kita jauh-jauh hari ketimbang memesan jauh-jauh hari sebuah tempat palungan kecil yang sederhana di pojokan kamar kita untuk bersamaNya merayakan hari kelahiranNya?
Ketika saya memikirkan bahwa saya cenderung lebih mengutamakan mencari hadiah-hadiah kepada teman-teman saya terlebih dahulu dan cenderung memuaskan keinginan saya akan liburan Natal ketimbang memberikan hadiah kepada Dia terlebih dahulu, jujur, saya merasa malu dan tidak pantas merayakan Natal meski saya tahu kasih karunia Tuhan akan terus menyertai Anda dan saya. Namun biarlah rasa malu yang saya dapat dengan menuliskan ini semua membawa cara pikir baru dalam merayakan Natal tahun ini.
Selamat hari Natal.
Tuhan Yesus memberkati.